Kini bukan sedang mencari jati diri, tetapi saatnya menunjukan siapa jati diri kita sebenarnya. Masa lalu biarkan masa lalu *NYANYIDANGDUT. Mulailah hadapi masa kini dan susun serpihan mimpi untuk masa depan. Okeh, berhubung tidak lagi berstatus dibawah umur, waktunya kita bahas untuk masa depan. Apa yang kita lakukan masa kini akan menetukan bagaimana masa depan kita. Sebelumnya aku ucapkan beribu-ribu trimakasih kepada orang tua, terutama Ibu yang telah bersusah payah melahirkanku.
Dulu sewaktu aku berusia 7 tahunan aku memiliki sebuah buku kecil dan sebatang pulpen hitam yang kujadikan catatan disaat aku bermain kantor-kantoran dengan teman-teman. Aku masih ingat didalam buku tersebut aku menulis perusahaan-perusahaan, dikala itu aku tak tahu maksud perusahaan itu apa. Disitu aku berperan sebagai bos dalam suatu bisnis abal-abal ala anak kecil. Mungkin inilah takdir Alloh.
Sekarang aku kuliah dibidang bisnis, tepatnya bisnis dibidang pertanian, lebih tepatnya lagi Jurusan Agribisnis. Mungkin ini adalah salah satu jalan yang diberikan Alloh kepadaku untuk mewujudkan apa yang pernah kuperankan semasa kecil, hingga menjadi kenyataan saat aku dewasa kelak. Walaupun sebenarnya dulu Bapakku menginginkanku untuk menjadi tenaga medis, sedangkan ibuku menginginkanku menjadi guru kelak. Namun dua pilihan tersebut tak ada satupun yang sejalan dengan hati nuraniku.
Setelah aku lulus kuliah ini aku ingin bekerja di sebuah perusahaan, menjadi Business Women, bahkan menjadi Bos (*Semoga ada malaikat lewat dan Alloh mengabulkan do'aku. Amin). Setelah aku sukses nanti akan kubahagiakan kedua orang tuaku (Amin). Barulah statusku akan berubah menjadi seorang istri (bukan lagi mahasiswa :D) untuk imamku yang pertama dan terakhir. Sungguh impianku di masa depan. Semoga Alloh mengabulkan do'a-do'aku. Amin.. amin Ya Alloh...







Tidak ada komentar:
Posting Komentar